Nurul Iman News – Komitmen Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk bekerjasama dengan lembaga pendidikan pondok pesantren dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren kembali terwujud. Kali ini komitmen tersebut dapat terealisir melalui pelatihan animasi pada Selasa (5/12) di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman. Komitmen yang telah ada sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan industry dan pondok pesantren ini, sebelumnya juga terwujud dalam kegiatan yang berbeda, yaitu berupa pelatihan perakitan lampu hemat energy yang juga dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman pada 14-16 November lalu.

Pelatihan yang terwujud berkat kerjasama antara Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dengan Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School dan Isokativ ini dibuka dengan seminar animasi yang diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman (STAI Nurul Iman) di Masjid Toha. Selepas acara seminar, mahasiswa dan mahasiswi yang mempunyai bakat dalam seni lukis diperkenankan mengikuti seleksi untuk dapat menjadi peserta pelatihan animasi. Umi Waheeda binti H. Abdurrahman S.Psi., M.Si selaku Pembina Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School yang turut hadir dalam seminar tersebut, secara resmi membuka jalannya seleksi. “Bagi kalian yang mempunyai minat dan bakat melukis, silakan untuk mengikuti seleksi. Karena nanti hanya ada 50 orang saja yang berhak lolos menjadi peserta pelatihan animasi ini”, tutur Umi.

Animo mahasiswa STAI Nurul Iman dalam pelatihan animasi ini nampak sangat besar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah peserta yang mengikuti seleksi. Tidak kurang dari 84 mahasiswa dan 58 mahasiswi ikut bersaing guna memperebutkan 50 kursi peserta animasi. Selanjutnya mahasiswa yang dinyatakan lolos akan mengikuti pelatihan animasi selama 4 hari, terhitung dari tanggal 5-8 Desember dengan didampingi langsung oleh animator dari Isokativ.

Dalam kegiatan tersebut, Zainal Abidin selaku founder Isokativ juga menyampaikan tujuan dari pelatihan animasi untuk santri Nurul Iman ini. “Industri kreatif ini sebagai salah satu media dakwah Islam. Karena saat ini kita berada di era digital, maka harus dengan media digital juga kita berdakwah”, jelas Zainal.
Oleh : Ipong Al Fallah (Redaksi Nurul Iman)

facebook twitter

Leave a Reply