Alhamdulillah, 6.000 Santriwan/Santriwati Pondok Pesantren Nurul Iman Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Alhamdulillah, sebanyak 6.000 santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Nurul Iman turut ambil bagian dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang menjadi rangkaian pembuka Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia ini dihadiri sekitar 100 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Ribuan santri Nurul Iman berangkat sejak pagi hari menggunakan puluhan armada bus menuju lokasi acara. Setiban
ya di Monas, para santri mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh ketertiban dan kekhusyukan. Mereka mengenakan pakaian serba putih sebagai simbol kesucian hati serta semangat dalam memanjatkan doa bagi bangsa dan negara.
Keikutsertaan para santri merupakan bentuk nyata komitmen Pondok Pesantren Nurul Iman dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta kecintaan kepada tanah air. Momentum ini menjadi pengalaman berharga bagi para santri untuk merasakan kebersamaan dengan umat Islam dari berbagai daerah dalam satu majelis dzikir dan doa.
Acara Zikir dan Doa Kebangsaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah, penampilan hadrah, lantunan shalawat kebangsaan, hingga doa bersama yang dipimpin oleh para tokoh agama. Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, persatuan, kedamaian, dan kemajuan bagi Indonesia menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Suasana d
i kawasan Monas tampak begitu khidmat. Lautan jamaah yang didominasi pakaian putih memenuhi area utama hingga sekeliling panggung. Ribuan peserta dari berbagai provinsi duduk bersama tanpa memandang latar belakang, bersatu dalam lantunan dzikir, shalawat, dan doa untuk negeri.
Para santri Pondok Pesantren Nurul Iman mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Selain menjadi sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi pembelajaran langsung mengenai pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan sebagai bagian dari ajaran Islam.
“Alhamdulillah, keikutsertaan 6.000 santriwan dan santriwati dalam Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas merupakan bagian dari ikhtiar untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme, cinta persatuan, dan selalu mendoakan kebaikan bagi Indonesia.
”
Tidak hanya santriwan, ribuan santriwati Pondok Pesantren Nurul Iman juga turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan. Dengan mengenakan busana muslimah serba putih, para santriwati berjalan bersama menuju lokasi acara sambil menjaga ketertiban, kebersamaan, dan adab sebagai seorang santri. Kehadiran mereka mencerminkan semangat generasi muda muslimah yang tidak hanya menuntut ilmu agama, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persatuan bangsa serta senantiasa mendoakan kebaikan bagi Indonesia. Momentum ini menjadi pengalaman berharga yang diharapkan dapat memperkuat keimanan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta membentuk karakter santriwati yang berakhlakul karimah, disiplin, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarpesantren dan masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia. Semangat kebersamaan yang tercipta menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta memperkokoh persatuan bangsa.
Dengan penuh rasa syukur, keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Iman berharap doa-doa yang dipanjatkan bersama di Monas menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi Indonesia, terciptanya keamanan, kedamaian, serta kemajuan bangsa di berbagai bidang. Semoga para santri yang telah mengikuti kegiatan ini semakin termotivasi untuk menjadi insan yang bertakwa, berilmu, berakhlak mulia, dan siap mengabdi kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
Alhamdulillah, semoga langkah 6.000 santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Nurul Iman menuju majelis dzikir dan doa menjadi amal kebaikan yang diridhai Allah SWT serta membawa keberkahan bagi Indonesia. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.

Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School