Nurul Iman News,Langit Nurul Iman diliputi sorak gembira ribuan santri sejak kedatangan Pembina Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Umi Waheeda S.Psi., M.Si di Masjid Toha Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman. Terlebih, kedatangan Umi kali ini didampingi oleh mantan Menteri Sosial Republik Indonesia tahun 1998, yakni Ibu Siti Hardijanti Rukmana (Ibu Tutut Soeharto) dan adiknya Ibu Siti Hutami Endang Adiningsih (Ibu Mamiek Soeharto) pada Senin (8/4/2019). Selain dalam rangka kunjungan silaturahmi, Ibu Tutut juga menggelar Roadshow Kebangsaan yang diikuti oleh seluruh santri Nurul Iman.

Acara Roadshow Kebangsaan yang bertemakan Pesantren Mandiri Pangan dan Energi tersebut diwarnai dengan penampilan kreasi seni Malay Dance dan taekwondo oleh santri Nurul Iman. Kreasi santri ini sukses menghibur Ibu Tutut beserta keluarga, sekaligus santri putra dan putri yang ikut serta sebagai audience dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Ibu Tutut Soeharto memberikan motivasi sekaligus pesan kepada santri Nurul Iman. “Jadilah anak yang berguna bagi bangsa dan agama Islam di Indonesia”, tutur putri pertama dari Bapak Soeharto. Selain menyampaikan nasehat dan tujuan silaturahminya, Ibu Tutut juga banyak menceritakan tentang sosok Bapak Presiden Soeharto, yang langsung dirangkaikan dengan cerita dari Umi Waheeda mengenai perjumpaan Umi Waheeda dan Abah (Habib Saggaf) ketika pertama kali bertemu dengan presiden ke dua Republik Indonesia itu.

Dengan kunjungan silaturahmi ini , Nurul Iman merasakan adanya kekeluargaan yang terjalin erat antara keduanya. Lebih dari itu, mengingat begitu besarnya jasa dan peran pesantren bagi agama, bangsa dan negara, sehingga menjalin silaturahmi dengan pemerintah dirasa hal yang patut dilakukan oleh setiap pesantren di Indonesia.

 

 

 

Mohamad Alfan (Redaksi Al Ashriyyah Nurul Iman)

 

Leave a Reply