Nomor : 1022/A1.B2.01.01/01/YANIIBS/III/2020                                                                                              Parung, 14 Maret 2020

Hal       : Maklumat Libur Ramadhan dan Antisipasi

              Perkembangan Penyebaran Virus Corona (Covid-19)

 

 

Kepada yang kami hormati

Dewan Asatidz, Santri, dan Wali Santri

Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School

Di

Tempat

 

  Assalamualaikum.wr.wb

 

Berkenaan dengan ketetapan World Health Organization (WHO) yang mengubah status kejadian infeksi Covid-19 dari Public Health Emergency of International Concern menjadi Pandemi. Pembina Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School menetapkan langkah-langkah lebih lanjut untuk mencegah penyebaran infeksi Covid-19 di lingkungan Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School dan mengantisipasi berbagai keadaan yang mungkin terjadi.

Mencermati perkembangan info terkini tentang pandemik virus corona (Covid-19), dalam upaya memaksimalkan ikhtiar dan mencegah penyebaranya. Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School memutuskan.

  1. Mengingatkan dan mendorong seluruh Asatidz, santri dan tenaga kependidikan Nurul Iman untuk mempraktikkan dan membudayakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sesuai dengan pedoman yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia guna meningkatkan kesehatan dan daya tahan terhadap penyakit, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat terdekat.
  2. Menghentikan semua kegiatan belajar mengajar dan disusul libur Ramadhan yang dimajukan menjadi tanggal 18 Maret 2020, kecuali santri yang akan mengikuti ujian Nasional baik tingkat SD, SMP dan SMA serta Pengabdian 2.
  3. Adapun teknis perpulangan dibagi menjadi dua;
    • a. 18 Maret 2020 untuk santri luar Jabodetabek
    • b. 19 Maret 2020 untuk santri Jabodetabek.

Transportasi disediakan oleh yayasan dengan biaya ditanggung oleh wali santri yang ditransfer ke Rekening Yayasan (BRI Syariah No Rek 1009752777 an. Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman). Untuk besar nominal akan diinfokan lebih lanjut.

  1. Santriwan dan santriwati yang ingin menetap di Pesantren, agar dapat melapor kepada pengurus kepesantrenan.
  2. Selama santri di rumah, tetap menjalankan amaliah ibadah seperti di pondok Pesantren, menyelesaikan semua tugas dari masing-masing ustadz/ustadzah seperti hafalan dan lain sebagainya.
  3. Jika sampai waktu yang ditentukan untuk kembali ke pondok masih terdapat santri yang masih sakit demam, batuk pilek, dan sesak nafas agar mengajukan perpanjangan izin sesuai prosedur yang berlaku.
  4. Menghentikan semua kegiatan yang bersifat perkumpulan dan dianjurkan untuk tidak keluar rumah.
  5. Informasi lebih lanjut, pihak sekolah akan menghubungi langsung orangtua/wali santri yang bersangkutan.
  6. Agar melihat update informasi kegiatan Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School bisa dilihat di https://www.nuruliman.or.id
  7. Menghentikan kunjungan keluar dan lebih fokus untuk mengadakan pembersihan, untuk menghentikan sekecil apapun potensi penyebaran virus.

Tertandatangani

 

Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School