Nurul Iman News- Memasuki kloter ke-dua para peserta OPOP (One Pesantren One Product) yang magang di Nurul Iman, senin (07/10) tampak sedikit berbeda dengan para peserta OPOP sebelumnya. Menariknya kali ini para peserta diajak untuk berkeliling area pondok pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman  guna mengetahui lebih detail lagi berbagai macam wirausaha yang dijalankan di pesantren Nurul Iman walaupun tidak mungkin pesantren Nurul Iman memberikan semua pelatihan wirausaha yang ada di Nurul Iman dalam waktu seminggu yang begitu singkat untuk menyerap semua materi yang diberikan oleh Nurul Iman kepada Para peserta OPOP.

Walaupun Nurul Iman memberikan 4 jenis pelatihan kewirausahaan unggulan mulai dari ayam goreng kriuk, susu sari kedelai, roti dan handycraft berupa kaligrafi cangkang telur. Pelatihan wirausaha dan magang yang diikuti oleh kurang lebih 148 peserta dari seluruh perwakilan pesantren se-Jawa Barat ini dapat mendorong kemandirian pesantren mereka dengan efektif dan efisien agar pesantren mereka dapat mandiri, selain itu Nurul Iman juga memberikan kesempatan baik bagi para peserta OPOP yang juga ingin mengikuti pelatihan produksi Mie di Nurul Iman yang diadakan setiap malam sebelum para peserta beristirahat.

Selain memberikan berbagai materi dan praktek produksi langsung, Nurul Iman juga memberikan bimbingan teknis produksi dan pemasarannya agar peserta OPOP tidak hanya mampu memproduksi produk olahan mereka tetapi juga mampu memasarkan produknya, dengan harapan pesantren yang ada di daerah mereka masing-masing mampu menjadi mandiri seperti pesantren Nurul Iman yang mandiri and free quality education supported by social entrepreneurship.

 

 

 

Redaksi Al Ashriyyah Nurul Iman – Mohamad Alfan