Nurul Iman News—Saat ini program pengembangan unit usaha mandiri terus dilakukan dalam upaya menstabilkan perekonomian masyarakat Indonesia. Lembaga pesantren yang biasa dipandang oleh masyarakat hanya mengkaji ilmu agama dan akhlak saja. Kini bisa mengikuti zaman dengan berkecimpung dalam dunia bisnis.
Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Pembina Yayasan Dr. Hj. Umi Waheeda Binti H. Abdul Rahman, S.Psi., M.Si, Pimpinan Yayasan Dr. (can) Habib Muhammad Waliyuallah Bin Syekh Habib Saggaf BSA, M.Ag, Bendahara Yayasan Habib Hasan Ayatullah Bin Syekh Habib Saggaf BSA, M.Ag dan H. Wawan Supriyadi serta para rombongan dari Tangerang yang telah ikut berdonasi dan mensponsori peternakan ayam petelur sebesar Rp. 20.000.000.00,-
Habib Muhammad Waliyuallah memberikan sambutan “Amalan tabungan pak Haji di akherat dan pak haji musti datang karena makanan itu yang paling berat pahalanya disisi allah SWT 70 tahun ibadah manusia ditimbang dengan 2 potong roti itu masih lebih berat 2 potong roti disisi Allah SWT bagi orang yang membutuhkannya.”
“Alhamdulilah dari sekian lama saya kenal dengan Nurul Iman hati saya terasa lebih tenang”, tutur Pak H. Wawan.
Dr. Hj. Umi Waheeda Binti H. Abdul Rahman, S.Psi., M.Si juga memberikan sambutannya “Bagi Umi tujuan Umi memiliki ayam petelor adalah untuk peningkatan gizi santri-santri dari Al-Ashriyyah Nurul Iman karena telor mengandung gizi yang sangat baik dan sangat tinggi protein yang aman dan itu yang dibutuhkan santri-santri Al-Ashriyyah Nurul Iman dengan begitu bisa berjuang untuk mencari ridho Allah dengan menghafal Al-Quran membaca kitab dan belajar bahasa-bahasa english, arabic, chinese”
“InsyaAllah dengan telor ayam yang ikhlas dari pak haji wawan dan teman-teman menyumbangkan mensponsorkan untuk makan santri insyaallah akan menyelamatkan kita dari dunia sampai Jannatul Firdaus. Hati-hati anak-anak ku tersayang ingat apa yang anda makan walaupun sedikit harus halalan toyyiban walbarokah, abah pernah berpesan kepada Umi ‘kita jangan makan yang enak nanti diakherat kita gak tau apa nasib kita apa makanan itu halal’. ” tambahnya.
Redaksi Al-Ashriyyah Nurul Iman

Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School