Nurul Iman News,- Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School ikut memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada hari Rabu, 03 maret 2019. Acara yang dihadiri oleh 15.000 santriwan dan santriwati serta para asatidz hari itu diisi dengan wisuda Al-Qur’an dan kitab kuning.

Kegiatan rutin tahunan bertemakan PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ dan WISUDA TAHFIDZ 30 JUZ AL-QUR’AN, JUZ ‘AMMA, IMRITHY, ZUBAD, DAN ALFIYYAH IBNU MALIK itu terasa berbeda, meskipun acara prosesi wisuda kali ini para peserta wisuda tidak didampingi oleh wali santri, namun acara tetap terasa khidmat karena kedatangan Umi Waheeda S.Psi., M.Si. selaku pembina yayasan beserta keluarga beliau.

Pesantren yang dinobatkan sebagai role model dan pusat Entrepreneur se-Indonesia ini memaknai hari peringatan Isra’ Mi’raj dengan pembacaan maulid Ad Diba’i dan tausyiah agama yang dilengkapi dengan prosesi wisuda tahfidz serta dzikir bersama. Peringatan Isra’ Mi’raj kali ini juga dimeriahkan oleh tampilan kreasi seni BeatBox OSIS SMANI dan ceramah dari si kembar Ridho dan Restu sebagai juara ADNI (Audisi Dakwah Nurul Iman) kategori junior, yang dilanjutkan dengan prosesi wisuda santri dengan pemberian piagam kepada para peserta wisuda oleh Umi Waheeda dan Habib Muhammad Waliyullah di atas panggung, prosesi wisuda yang diikuti oleh 117 santri putra dan santri putri tersebut berjalan lancar dan meriah.

Memasuki waktu dzuhur, pukul 11:00 WIB pembina yayasan Umi Waheeda berkesempatan memberikan tausiahnya yang disambut riuh oleh para santri. Dalam tausiahnya, Umi Waheeda menjelaskan akan pentingnya sholat lima waktu dilaksanakan secara berjama’ah, Umi juga menekankan pada santrinya akan keharusan adanya niat dalam diri santri agar dapat mengunjung tiga masjid yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW yaitu Masjidil Haram, Masjidil Aqsha dan Masjid Nabawi di kota Madinah saat menutup tausyiahnya.

 

 

 

Afifudin (Redaksi Al Ashriyyah Nurul Iman)

Leave a Reply