Nurul Iman News—Tehnik mengingat dan menghafal adalah tehnik yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Namun dalam aplikasinya, ternyata tehnik-tehnik tersebut belum dapat terbukti secara tepat.

NUSABRAIN mengenalkan metode memory sport, olahraga memori. Sebuah tehnik mengingat tanpa menjadi hafalan, dan mengingat tanpa merasa terbebani, ingatan menjadi kuat, fokus, konsentrasi, dan dapat menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan.

Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School parung bogor, mendapat kesempatan menjadi tempat pelatihan melipatgandakan daya ingat bersama NUSABRAIN, yang bertempat di Masjid Toha, Senin(03/07/2022).

Acara tersebut diikuti oleh santri dari tingkatan SD, SMP, SMA, dan Mahasiswa yang berlangsung dengan antusias. Yang digelar secara langsung dan virtual via zoom meeting. Dimulai pukul 08.00 WIB dan istirahat pada waktu sholat dhuhur, kemudian dilanjutkan setelah sholat dhuhur sampai dengan pukul 16.00 WIB. Dengan didampingi oleh humas Yayasan Ust. Ibnu Mu’thi, M.Ag, serta dinarasumberi oleh Bpk. Faisal Jabir dari NUSABRAIN.

Bpk. Faisal Jabir selaku narasumber turut menyampaikan pesan kepada para santri “Apapun dan siapapun yang memberikan ilmu walau dijejali dengan tehnik metode apapun, secanggih apapun. Kalo tidak dilatih dan diaplikasikan itu nggak akan berguna, jadi saya harap tehnik-tehnik tadi untuk dimanfaatkan, dimaksimalkan. Karena itu bisa mengungkit potensi kemampuan, daya ingat, baik untuk mengahafal pelajaran-pelajaran yang lain. Dan pondasi itu bisa dikembangkan, bisa jadi mungkin ada temuan atau tehnik-tehnik yang lain dari dasar yang tadi kita pelajari bersama”. Sambut Bpk. Faisal Jabir selaku narasumber.

“Semua orang punya kekuatan memori super namun belum dibangkitkan, belum menemukan metode yang tepat. Jadi semua orang pintar, namun belum menemukan metode yang cocok bagi dia”. Tambahnya.

 

Redaksi Al-Ashriyyah Nurul Iman