Nurul Iman iNews – Suasana haru dan penuh kebersamaan menyelimuti lingkungan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School menjelang agenda perpulangan santri tingkat mahasiswa pada pertengahan Februari 2026. Pihak pesantren secara resmi menetapkan jadwal kepulangan yang dimulai pada Sabtu, 14 Februari 2026 hingga Ahad, 15 Februari 2026, dengan pembagian waktu berdasarkan wilayah asal santri.

Perpulangan pada Sabtu, 14 Februari 2026 diperuntukkan bagi santri yang berasal dari luar Pulau Jawa, serta wilayah Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kebijakan ini diambil untuk memberikan keleluasaan waktu perjalanan bagi santri yang menempuh jarak jauh, sehingga dapat tiba di kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, pada Ahad, 15 Februari 2026, perpulangan dilaksanakan bagi santri yang berasal dari wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten. Pembagian jadwal ini bertujuan untuk menghindari kepadatan arus keberangkatan serta memastikan proses administrasi dan pengondisian berjalan tertib dan lancar.

Perpulangan tahap ini secara khusus diperuntukkan bagi santri tingkat mahasiswa. Kebijakan tersebut diambil karena pada waktu yang bersamaan, Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School tengah melaksanakan agenda pembagian MBG (Makan Bergizi Gratis) bagi santri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Program MBG merupakan bagian dari komitmen pesantren dalam menjaga kesehatan dan kecukupan gizi para santri, sekaligus bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam peningkatan kualitas gizi generasi muda. Pelaksanaan pembagian MBG tidak hanya sebatas distribusi makanan, tetapi juga melalui proses pendataan menyeluruh, pengaturan teknis pembagian per jenjang pendidikan, serta pengawasan ketat agar kegiatan berjalan tertib, merata, dan tepat sasaran.

Dengan mendahulukan perpulangan tingkat mahasiswa, pihak pesantren dapat lebih memfokuskan tenaga, koordinasi, dan pengawasan pada kelancaran pembagian MBG bagi santri tingkat dasar dan menengah. Hal ini penting mengingat jumlah santri pada jenjang tersebut cukup besar dan membutuhkan perhatian intensif dalam pengondisian.

Langkah ini menjadi bagian dari manajemen pesantren yang terencana dan terukur, demi memastikan seluruh kegiatan pendidikan, pelayanan santri, serta dukungan terhadap program pemerintah dapat berjalan seimbang, tertib, dan tetap mengedepankan kenyamanan seluruh santri serta keberlangsungan program yang telah dicanangkan bersama.

Perpulangan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus sebagai wujud implementasi ilmu dan akhlak yang telah ditempa selama berada di pesantren.

Di akhir agenda perpulangan ini, seluruh keluarga besar Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School menyampaikan harapan dan doa terbaik bagi para santri tingkat mahasiswa. Semoga setiap langkah perjalanan mereka senantiasa dalam lindungan Allah SWT, diberikan keselamatan dari awal keberangkatan hingga tiba di tujuan.

Diharapkan pula para santri dapat memanfaatkan waktu di rumah dengan penuh keberkahan, mempererat hubungan dengan keluarga, serta tetap menjaga semangat menuntut ilmu. Semoga nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan kedisiplinan yang telah ditanamkan di pesantren terus terjaga dalam setiap aktivitas mereka.

Akhirnya, besar harapan agar seluruh santri dapat kembali ke pondok dalam keadaan sehat, penuh semangat, dan siap melanjutkan perjuangan menuntut ilmu demi masa depan yang lebih baik serta kebermanfaatan bagi agama, bangsa, dan umat.

By. Khoerul