Nurul Iman News – Lions Club Jakarta Anjelier distrik 301 A1 Indonesia menggelar bakti sosial kesehatan mata di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Parung Bogor pada hari Sabtu (11/2).2
Acara bakti sosial ini dimulai pada pukul 08.00 WIB yang diawali dengan upacara pembukaan yang diikuti oleh belasan ribu santri Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman . Acara dibuka secara resmi oleh pimpinan Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Al Habib Muhammad Waliyullah dan  Presiden Lions Club Jakarta Anjelier distrik 307 A1 Indonesia Bpk. Heri Ariandy, S.H., M.H.1
Acara juga disuguhkan dengan kreasi seni santri yakni atraksi Taekwondo Nurul Iman dan juga kesenian asal Papua yakni tari Jai yang di persembahkan oleh santri putri SD Al Ashriyyah Nurul Iman. Acara dilanjutkan dengan sambutan,  Bpk. Heri Ariandy DALAM sambutannya mengatakan bahwa liputan kegiatan bakti sosial ini akan ditayangkan kembali di 220 negara di dunia, karna Lions Club sudah berdiri di berbagai Negara di dunia. Al Habib Muhammad Waliyullah mengatakan “Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman adalah pondok pesantren terbesar yang gratis, mudah-mudahan bantuan ini berkenan untuk santri”. Habib Muhammad pun sangat berterimakasih serta memberikan apresiasi yang besar untuk Lions Club Jakarta Anjelier karena telah berkenan membantu pesantren dalam kegiatan bakti sosial kesehatan. “Mudah-mudahan baksos ini diterima oleh Allah SWT dan menjadi amal yang mulia di sisi Allah SWT dan umat manusia” pungkas Habib sebelum menutup upacara. 3
Bakti sosial yang dimotori oleh organisasi sosial yang telah berdiri 47 tahun di Indonesia ini membawa 15 doter spesialis mata dan 20 relawan dari Lions Club Jakarta Anjelier distrik 307 A1 Indonesia serta empat delegasi dari IARMI (Ikatan alumni Resimen Mahasiswa Indonesia). Tak hanya sekedar pemeriksaan dan pengobatan sakit mata, Lions Club juga menggelar seminar motifasi yang bertempat di masjid Toha yang dinarasumberi oleh Ibu Juwita Anggaun Maharani, S.KOM dengan mengambil tema”Soul Of Speaking” yang berisi materi komunikasi positif bagi remaja. Lions Club Jakarta Anjelier juga membagikan 537 kaca mata lensa  secara cuma-cuma kepada pasien santri yang dalam proses penyembuhannya harus menggunakan kaca mata lensa.4
Peserta pasien santri yang mengikuti baksos ini berjumlah 1000 santri, yang terdiri dari 562 santri putri dan  dan 438 santri putra “Pasien yang mengikuti pengobatan mata ini berjumlah 1000 santri, dan alhamdulillah mereka bisa periksa dengan cuma-cuma, ini adalah rezeki besar bagi para santri, selain itu mereka juga akan mendapatkan kaca mata gratis bagi penderita sakit mata yang memang dalam proses penyembuhannya harus menggunakan kaca mata lensa” kata ketua panitia kegiatan, Arif Firmansyah, S.Sy. “Saya sangat senang dan berterimakasih bisa periksa mata dalam baksos ini, apalagi nanti akan dapat kaca mata gratis” kata Nauval Habibi pasien sakit mata minus saat keluar dari ruang pemeriksaan.5
Pasalnya, bakti sosial ini adalah yang pertama kalinya Lions Club mengadakannya di Pondok Pesantren, karena sebelumnya kegiatan baksos dilakukan di sekolah-sekolah dan daerah-daerah terpencil. “Ini adalah pertama kalinya kami melaksanakan baksos di pondok pesantren, awalnya kami bertemu Umi Waheeda dan berdiskusi. Dan saya sangat terkesan dengan Nurul Iman atas apa yang Umi jelaskan. Maka dari itu kami datang menggelar baksos di Nurul Iman berharap kami ada sedikit andil dalam membantu pesantren yang hebat ini” ungkap Presiden Lions Club Jakarta Anjelier, Bpk. Heri Ariandy, S.H. “Kegiatan ini akan diliput oleh dua stasiun televisi takni CNN TV dan DAAI TV dan tidak menutup kemungkinan akan menyebar pula kestasiun TV nasional yang lain. Selain itu kagiatan ini pula akan disiarkan oleh 220 negara di dunia oleh Lions Club dari masing-masing Negara. Doakan juga Insya Allah kami akan datang lagi ke Nurul Iman untuk menggelar baksos khusus poli gigi pada bulan Mei mendatang” pungkasnya.

Oleh : Budianto, S.H. (Pimpinan Redaksi/Pimpred)

Leave a Reply