Nurul Iman News,- Upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan oleh keluarga besar Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman kembali dilangsungkan pada Senin (3/9) di halaman Kampus Biru. Momentum upacara ini juga dimanfaatkan untuk acara Penyematan Peserta Pendidikan Provost Angkatan VIII Resimen Mahasiswa Batalyon STAI Nurul Iman. Penyematan 12 peserta DIKPROV Menwa tersebut diberikan langsung oleh Pembina Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman, Umi Waheeda dengan didampingi beberapa ustadz.

“Seluruh mahasiswa STAI Nurul Iman wajib mengikuti pendidikan militer (Wamil). Karena bangsa Indonesia harus siap berperang, baik itu perang fisik ataupun perang ideologi dengan bangsa lain”, pesan Umi Waheeda dalam amanatnya.

Selepas upacara, sebagian santri Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman mengikuti penyuntikan Vaksin Difteri bersama para dokter dari UPT Puskesmas Kecamatan Parung. Hal ini merupakan wujud nyata dari program nasional pemerintah yang dilakukan secara menyeluruh di Indonesia. Program tersebut dilakukan karena penyakit difteri mulai mewabah di beberapa daerah di Indonesia, terutama Jakarta, Tangerang, Medan, Aceh, dan Papua.

Selain mengadakan penyuntikan vaksin, UPT Kecamatan Parung juga menggelar penyuluhan vaksin difteri. Sehingga, diharapkan santri dapat mencegah penyebaran virus Cory Nebacterium Diphteriae yang dapat menyebabkan penyakit difteri. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

 

 

 

Oleh : Fatimah Eka Azarkha dan Hasna Omita Fauzan

(Redaksi Al Ashriyyah Nurul Iman)

Leave a Reply