Nurul Iman News – Sebanyak enam atlit pencak silat Al Ashriyyah Nurul Iman ikuti Festival Pencak Silat Nusantara lV yang merupakan rangkaian dari HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke-42 di Candi Bentar, TMII pada 15-16 April 2017.5
Dalam event besar ini Al Ashriyyah Nurul Iman mengirimkan enam atlit pencak silatnya untuk tampil berani dan bersaing dengan atlit-atlit lain dari perwakilan disetiap kabupaten di Indonesia. Walaupun persiapan untuk mengikuti event tersebut bisa dikatakan sangat minim yakni hanya lima minggu saja, namun tak menjadi halangan dan menyurutkan semangat Obet, Ulinuha, Riyadh, Ubaidillah, Rizki Awanda, dan Haikal selaku delegasi atlit pencak silat Al Ashriyyah nurul iman untuk mengikuti event yang bergengsi tersebut.3
Festival Pencak Silat Nusantara lV ini diselenggarakan oleh TMII yang bekerjasama dengan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) ini merupakan ambisi besar dan kesadaran putra bangsa yang ingin mengangkat citra pencak silat serta mewujudkan pelestarian warisan budaya bangsa Indonesia. Itulah alasan mengapa kegiatan ini diselenggarakan.1
Festival Pencak Silat Nusantara ini merupakan yang pertama dan satu-satunya pencak silat budaya yang pernah diselenggarakan di Indonesia. Festival Pencak Silat Nusantara sudah empat kali diadakan, dan jumlah peserta tahun 2017 ini meningkat dari tahun sebelumnya dari 250 peserta menjadi 600 peserta dari 24 perguruan pencak silat. “Acara ini merupakan rangkaian kegiatan HUT TMII ke 42 dan festival ini sudah berjalan ke-4 kalinya tapi kami akan terus melanjutkan acara ini setiap tahun, semoga ditahun depan kami dapat mengadakan jauh lebih besar dan jauh lebih lengkap & lebih menarik lagi,” ujar ketua panitia Festival Pencak Silat Nusantara lV, Hudi Nursamsi.2
“Kami mengkordinasikan acara ini dengan IPSI, sebab semua perguruan silat ada dibawah naungan IPSI, baik mengenai tim juri, kami menyediakan sarana dan prasarananya, termasuk hadiah pembinaan untuk 7 pemenang, ” imbuh Hudi. ”Acara ini adalah agenda tahunan TMII bekerjasama dengan PB IPSI, seluruh pembiayaan oleh TMII, kami PB IPSI mengundang seluruh perguruan pencak silat di Indonesia,” terangnya saat jedah festival.
Festifal Pecak Silat kali ini lebih mengedepankan tentang keindahan jurus, keselarasan gerak dan irama dari berbagai ragam alat musik tradisional baik dari kategori perorangan, berpasangan maupun kelompok. Dalam Festival Pencak Silat Nusantara yang ditampilkan adalah silat asli dari setiap perguruan dan keindahan setiap gerakan yang dinilai oleh tim juri. “Silat ini adalah kebudayaan Indonesia, dalam festival ini kami lebih mengutamakan keindahan gerakan silat seperti sebuah tari bukan pertandingan untuk mengejar prestasi setiap penampilan peserta diiringi gendang dan musik kecapi, ” ujar Fahmi Wardi, Wakil Sekretaris Umum PB IPSI .festifal silat nusantara
Berkat ridho guru besar Abah dan Umi dalam event yang baru pertama kali diikuti oleh atlit pencak silat Al Ashriyyah Nurul Iman ini berhasil mendapatkan dua gelar juara sekaligus. Yakni penampilan terbaik kategori perorangan putra usia di bawah 14 tahun dan penampilan terbaik kategori kelompok (>14 th) .
“Harapan kami mudah-mudahan tetap bisa mempertahankan serta meningkatkan prestasi ini dan kedepannya bisa membawa kembali harum nama Al Ashriyyah Nurul Iman di kancah nasional dan internasional“ tutur Ulinuha salah satu atlit pencak silat delegasi Al Ashriyyah Nurul Iman. “Kami juga selalu ingat pesan pelatih kami, Mas Riski Nurhadi bahwa selalulah segala hal yang positif kita niatkan lillahita’ala dan untuk Nurul Iman” tutur Ubaidillah menambahkan.

Oleh : Redaksi Nurul Iman

Leave a Reply