Puluhan ribu jama’ah yang terdiri dari santri, wali santri, alumni  dan tamu undangan memadati Masjid Toha hingga halaman masjid guna memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang bersamaan dengan perayaan resepsi pernikahan Al Habib Muhammad Waliyullah dengan Syarifah Fera Ferdilla Ma’din Al Habsy. Gema maulid diba’, tahlil dan khatmil Qur’an 30 Juz menggema di seantero Waru Jaya. Arus lalu lintas disepanjang jalan Haji Mawipun padat dan terjadi kemacetan karena puluhan ribu manusia berbondong-bondong menuju Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, pada Senin pagi (12/12).2
Suasana semakain meriah karena ratusan santri yang tergabung dalam beberapa wadah organisasi dan kebudayaan diantaranya : Pramuka, Paskibra, kesenian obrog, kesenian calung, Pencak silat, palang pintu dan lainnya menyambut kedatangan Guru Besar Umi Waheeda, Habib Muhammad Waliyullah dan Ahlul bait serta keluarga besar mempelai.1
Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini dihadiri oleh belasan ribu santri, wali santri, alumni, dan tamu undangan dari berbagai kalangan pejabat pemerintah dan  masyarakat, diantara tamu-tamu yang hadir adalah dari Menpora Bapak H. Imam Nahrowi, dari rombongan yayasan Budha Tzu Chi, Danrem 061 Surya Kencana Bogor, Kapolres Bogor, Mr. Park Young So dari Korea, Mabes TNI, Prof. Aziz dari Malaysia, Polda Metro Jaya, Danramil Parung, Polsek Parung, Camat Parung, Ibu Sinta Nuriyah (Istri Gus Dur) dengan Ibu Yeni Wahid dan masih banyak lagi tamu-tamu besar lainnya.6

Rangkaian acara Maulid Nabi Muhammad SAW diawali dengan pembukaaan yang di buka langsung oleh Al Habib Muhammad Waliyullah, dilanjutkan dengan pembacaan lantunan ayat suci al-Qur’an, Penayangan Profil Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman, penayangan kaleodoskop Habib Muhammad Waliyullah, serta hiburan dari santri Al Ashriyyah Nurul Iman. Hadirin di buat tertegun dan memukau setelah melihat penampilan kreasi santri yang unik dan kreatif, diantaranya: Paskibra Putri, kolaborasi Marawis dan Malay Dance, Pasukan 98 Paskibra Putra, TK Dance, Tari Ogan Hulu dan Atraksi Taekwondo.4
Acara dilanjutkan dengan Sambutan Pembina Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Umi Waheeda binti Abdul Rahman, S. Psi. M.Si. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terimakasih kepada segenap hadirin dan tamu undangan yang telah hadir dalam acara Maulid dan resepsi pernikahan Habib Muhammad Waliyullah. Dan beliaupun berpesan kepada semua hadirin untuk senantiasa taat dan menyayangi orang tua, terutama seorang ibu, “Cium kaki ibu anda, karna surga ada ditelapak kaki ibu dan surga anak-anak perempuan yang sudah menikah ada ditelapak kaki suaminya” tegas Umi Waheeda.
Umi pun berpesan “Apa yang akan kita berikan yang membuat Rasulullah SAW tersenyum, buatlah Rasulullah SAW bangga terhadap kalian, Umi mau seluruh santri harus kuasai dunia…wajib hafal al-Qur’an, kitab Hadis, fasih berbahasa Inggris, Arab, Mandarin dan Jepang! “ Tegas Umi.5
Dihadapan belasan ribu santri, para undangan dan hadirin Umi Waheeda  juga mengingatkan kembali tentang sosok serta keistimewan baginda Nabi SAW. Rasulullah SAW adalah manusia terbaik dan insan pilihan yang harus kita tauladani وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ “Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam“. Dan Umi pun menambahkan nasehatnya, “Kalian harus bangga menjadi santri Nurul Iman, karena santri Nurul Iman adalah santrinya Rasulullah SAW,  dan kalian harus tunjukan bahwa umat Rasulullah SAW adalah umat yang moderat, kalian harus jadi pendidik,’alim dan kaya raya” begitulah seruan, harapan dan motivasi umi terhadap para santri dan Umi waheedapun yakin seluruh santri mampu untuk mewujudkannya. “Karena santri Nurul Iman itu SAKTI” pungkas Umi.
Acara ditutup dengan Do’a oleh Al Habib Muhammad Waliyullah. Setelah acara usai, di depan Masjid Toha Umi Waheeda dengan senyum bahagia menggunting pita atas hadiah Mobil baru Toyota Hiace persembahan dari Alumni untuk Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman.
Usai shalat Dzuhur berjamaah, ribuan wali santri, alumni dan tamu undangan serta belasan ribu santri berbondong-bondong menghadiri resepsi pernikahan Habib Muhammad Waliyullah dengan Syarifah Fera Ferdilla Ma’din Al Habsy yang bertempat di Gedung Taekwondo Nurul Iman. Ada yang unik dari resepsi ini, yakni hidangan yang disajikan adalah berbagai menu makanan khas daerah yang didatangkan langsung dari daerah  diseluruh provinsi di Indonesia.
Dan dari panitia kegiatanpun mengaku puas dan senang dengan suksesnya acara.“Saya sangat senang dan puas atas suksesnya acara gebyar Maulid Nabi SAW dan pernikahan Habib Muhammad Waliyullah ini, semua persiapan dan konsep mencapai target, dan saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan  semua yang terlibat dalam suksesnya acara ini, juga kepada para alumni yang  yang telah kompak dan ikut berjasa dalam menyukseskan acara besar ini” ungkap panitia acara, Ust. Ibnu Mu’ti Al Hafidz yang juga sebagai ketua kepesantrenan.3
Kemeriahan perayaan Maulid Nabi di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman merupakan bukti bahwa Al Ashriyyah Nurul Iman merupakan Pondok Pesantren yang sangat mencintai dan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai tauladan. Kegiatan Gebyar Maulid di Al Ashriyyah Nurul iamn ini dilaksanakan lebih kepada memaknai pada salah satu bentuk arti dari sebuah religiusitas, yaitu masyarakat santri yang lebih dekat dengan ketauladanan Rasulullah SAW. Oleh karena itu perbanyaklah membaca sholawat atas baginda Nabi Muhammad SAW. Karena, المَرءُ مَن أحَبه “Seseorang itu akan bersama dengan orang yang dicintainya”.  Semoga kita semua mendapatkan syafaatnya kelak di yaumil hisab nanti  dan semoga dengan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kita bisa meneladani perilaku dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi muslim yang tangguh dan senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang Allah SWT berikan. Amin.

Dilaporkan Oleh : Budianto bin Darmo Pawiro, S.H. (Pemimpin  Redaksi)

Leave a Reply