Pramuka Nurul ImanPerlombaan dalam Kepramukaan bukanlah hal yang baru, kegiatan ini dilakukan selain menimbulkan semangat dalam diri peserta didik juga sebagai ajang tolak ukur kemampuan diri dalam menguasai materi yang telah diberikan oleh pembina. Kegiatan perlombaan biasa dilaksanakan di beberapa Gugus depan yang berkesempatan untuk mengadakannya dan mengundang anggota Pramuka lain sebagai

pramuka NUrul ImanKemarin, hari Sabtu ( 22/10)  Pramuka Penegak Pon-Pes Al Ashriyyah Nurul Iman baru saja mengikuti kegiatan Giat Prestasi 2016 yang diadakan oleh Dewan Racana UIN Syarif Hidayatullah bertempat di kampus 1 UIN Syarif Hidayatullah. Kegiatan ini memang rutin diadakan setiap setiap tahunnya, dan pada tahun ini Giat Prestasi dilaksanakan sekaligus dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, selain mengadakan perlombaan untuk Pramuka Penegak dan Penggalang se-Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten, Racana UIN juga mengadakan seminar motivasi yang akan diadakan pada hari Sabtu (29/10) dengan mengundang pemateri oleh beberapa motivator.

Giat Prestasi pada tahun ini berisikan tujuh mata lomba yang terdiri dari lomba perorangan dan beregu. Salah satu yang membuat kegiatan ini menarik dan juga menantang para peserta adalah lomba tidak hanya terdiri dari materi kepramukaan saja, melainkan ada juga yang pengembangan dari skill kepramukaan dan di luar kepramukaan. Diantaranya ialah Lomba Toya Dance, apabila pada umumnya Toya hanya digunakan untuk Hiking, Pionering, atau tiang untuk mendirikan tenda maka pada kali ini peserta dituntut memainkan imaji mereka untuk membuat sebuah gerakan Dance dengan Toya dan akan ditampilkan selama 4 menit yang mana sangga yang dapat menampilkan Dance Toya yang indah yang berhak menjadi juaranya. Selain itu ada juga Writing English yang sama sekali bukan dari pada materi kepramukaan. Lomba ini menunjukkan bahwa seorang anggota Pramuka haruslah dapat memahami bahasa asing, agar ketika mereka bertemu dengan Pramuka luar negri dapat terjalinnya komunikasi yang

Pada ajang ini Pramuka Penegak Nurul Iman diharuskan bersaing dengan 41 gugus depan dari beberapa daerah di Jawa Barat, Jakarta dan Banten yang mengirimkan dua sangga dari masing-masing gugusdepan tersebut. Melalui Dua sanggar yang dikirimkan kami berhasil memboyong Tiga Tropi kejuaraan, yakni :

  • Juara 1 matalomba Handy Craft yang didapat oleh sanggar Penegas melalui adik Prasetyo
  • Juara Harapan 3 mata lomba Toya Dance yang diraih oleh sanggar Penegas
  • Juara Harapan 2 mata lomba Pionering yang diperoleh sanggar Penegas
  • Juara Harapan 2 mata lomba Toya Dance oleh sanggar Pendobrak
  • Juara Harapan 3 mata lomba Pioneering oleh sanggar Pendobrak

Oleh : Abdillah Muslimin

Leave a Reply