Nurul Iman News-Al Ahriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School yang sangat dikenal dengan kemandiriannya kini meluncurkan produk terbaru berbasih teknologi yang belum pernah ada di pesantren manapun, bahkan di lembaga pendidikan di Indonesia yakni Smartphone Nurul  Iman dan Nurul Iman TV (NI TV) . Louncing Smartphone dan  NI TV tersebut bertepatan dengan hari penjengukan bagi wali santri pada hari ahad (4/3).
Jika disebut hari penjengukan santri, siapa pun pasti ingin datang untuk melihat buah hatinya yang tengah menjadi mujahidin. Menggeluti segala tantangan dan cobaan, belajar tekun, semangat tak kenal putus asa agar menjadi pemimpin yang soleh atau mubaligh muda yang kaya raya dimasa mendatang. Memang berbeda apabila dibandingkan dengan tahun lalu, karena tahun sekarang yang mulia Umi Waheeda selaku Pembina yayasan tidak mengizinkan diadakannya hari penjengukan. Tetapi atas dasar adanya kekurangan dari sisi lain yang Umi pandang, beliau mengizinkan kembali. Tetapi dengan syarat sebelum diadakannya pertemuan antara orang tua dengan anaknya, para walisantri tersebut diwajibkan untuk mengikuti pengajian fiqh bulanan yang diadakan. DSC_0273
Pengajian yang dikhususkan untuk para wali santri tersebut rencanaya akan diadakan secara istiqamah sebulan sekali dan dialokasikan di dalam Masjid Toha. Dengan tujuan agar para wali santri menuai ilmu agama ketika berkunjung kepondok pesantren. “Mereka tidak akan bertemu dengan anak mereka tetapi juga akan pulang dengan membawa pengetahuan baru”, tutur Umi Waheeda dalam sambutannya.
Memang Nurul Iman kini sedang mengalami perkembangan yang cukup pesat. Bagaimana tidak, setelah mampu mengoptimalkan finansial pesantren , kemandirian wirausaha, organisasi dan menciptakan pendiikan yang berkualitas, Nurul Iman diam-diam telah meluncurkan produk baru berbasis teknologi. Yaitu smartphone merk Nurul Iman serta saluran chanel televisi internet dengan nama Nurul Iman IPTV atau NITV. Yang mulia Umi Waheeda menjelaskan bahwasanyas martphone dengan teknologi tipe android itu adalah asli produk dalam negeri alias pruduk asli Indonesia. Smartphone tersebut baru diproduksi sebanyak 1000 pcs. Dikhususkan untuk para alumni dan walisantri yang mana didalamnya sudah terinstal aplikasi-aplikasi yang sangat berguna dan mempermudah aktifitas pengguna. Aplikasi tersebut juga merupakan aplikasi karya putra bangsa.
Namun Smartphone tersebut tidak dapat dibeli secara satuan menalainkan alumi, walisantri atau peminat harus registrasi terlebih dahulu sebagai nasabah BMT Nurul Iman. Dengan menabung sebanyak 2 juta rupiah, kita sudah resmi menjadi nasabah dan siap menerima pelayanan fasilitas yang terdapat di BMT Nurul Iman dan juga nmendapatkan smartphone Nurul Iman plus data internet. Adapun contoh layanan BMT yang sudah terinstall aplikasinya di smartphone yang memudahkan pengguna dalam menabung, transfer bulanan untuk santri, jaminan kesehatan BPJS, cicilan umrah dan haji, cicilan rumah atau motor, jaminan pensiun masa tua serta untuk bayaran atau jaminan lain dapat diakses melaui smartphone Nurul Iman tersebut. LOGO NI TV
Nurul Iman IPTV atau NITV adalah sebuah saluran televise tidak jauh beda fungsinya dengan media lainnya. Yaitu memberi informasi, pendidikan, mempersuasi menyenangkan, memuaskan, serta sebagai tontonan serta dakwah Islam. “Dengan media ini para wali santri atau khalayak dapat melihat agenda atau kegiatan pendidikan santri, atau kegiatan pondok pesantren. Tinggal download aplikasinya di playstore, kalian sudah bias menonton chanel Nurul Iman”, papar yang mulia Umi Waheeda.
“Saya sangat senang sekali karena umi mengizinkan penjengukan lagi. Apalagi tadi ada pengajian fiqh saya jadi dapat pengetahuan  baru”, ujar ibu siti Mundari walisantri kelas 4 SD asal Depok.“Saya juga sangat tertarik sama smartphone bermerk nurul iman yang Umi sebutkan. Apalagi dengan pelayanan dan jaminan serta fasilitas BMT-nya. Pastinya sangat berguna sekali dan mempermudah akses kita selaku wali santri yang ingin mengirim uang bulanan anak kita. Jarak yang maunkin jauh ke ATM atau pos. Bayaran keperluan rumah tangga atau cicilan. Pas banget deh saya seneng banget”, tambahnya saat di wawancara crew redaksi.
Tak dapat dipungkiri, semakin hari Al Ashriyyah Nurul Iman akan semakin maju dan berkembang. Kedepannya yang mulai Umi Waheeda selaku pembina yayasan akan terus menjadikan Al Ashriyyah Nurul Iman terus lebih baik. Karena menurut beliau dengan cara inilah Islam di Indonesia tidak akan diremehkan. “Masyarakat dan seluruh Muslim Indonesia harus bangga dan cinta produk negeri sendiri agar Negara bisa makmur dan maju. Tidak menggunakan karya luar apalagi non muslim agar kita bisa mandiri” nasehat Umi Waheeda untuk santri dan wali santri yang hadir di majelis sersebut.[]

Oleh : Dolhy Ms. Harahap (Staff Redaksi Al Ashriyyah Nurul Iman)

Leave a Reply