america-34Tampak berbeda suasana stadium kali ini, karena pada kesempatan tersebut (14/10/2016) dipadati oleh audien beralmamater biru dan berpeci. Walau sudah sempat diundang dan hadir beberapa kali dalam acara ini, banyak juga dari mereka yang merupakan audien perdana dengan alasan baru teregister karena peserta selalunya terbatas. Dengan kapasitas ruangan kurang lebih 100 audien. STAI Nurul Iman memang menghadirkan peserta sesuai dengan jumlah yang ditentukan pada setiap undangannya.

Walau tidak jauh berbeda dengan seminar dan agenda lain sebelumnya, pastinya selalu ada hal unik dan spesial dan berbeda yang ditampilkan, hiburan, tema, dan narasumber pada setiap talk show yang diadakan  selalu mereka sajikan untuk memperkenalkan budaya mereka di tanah air guna sebagai motivasi untuk masyarakat serta audien khususnya, agar para audien tertarik untuk belajar bahasa Inggris atau mengambil sesuatu yang bermanfaat untuk masa depan mereka mungkin terkait teknologi , pendidikan atau hal lainnya.

Seminar yang dinarasumberi langsung oleh seorang  yang sudah ahli dan berkebangsaan Amerika ini diberi tema “ICE CREAM”. Mr. Jet. T. Donrburg ialah seorang pengusaha ice cream di kota Vermont, Amerika ini menjelaskan semua seluk beluk tentang makanan yang difavoritkan oleh banyak orang diseluruh penjuru bumi ini, mulai dari awal tahun pembuatan, siapa pembuat dan dari berasal dari negara mana berasal. Bukan hanya itu juga, jenis rasa yang digemari disetiap negara seperti di indonesia  dan perkembangan produksi dan marketingnya hingga sekarang.

Para audien mahasiswa STAI Nurul Iman sangat antusias dan semangat dalam mengikuti seminar ini. Hal ini terbukti ketika narasumber memberikan kesempatan audien untuk bertanya. Para audien sangat rame dan banyak yang mengacungkan tangan untuk mendapatkan microphone yang mengakibatkan sang mc seminar kebingungan memilih karena mereka berebutan. Sangat banyak yang dapat diperoleh pada agenda kali ini. Seperti didalam seminarnya narasumber tidak membutuhkan translator untuk membantunya memahamkan audien, jadi waktu tidak banyak terbuang. Akan hal ini ia sangat merasa salut karena menurutnya para mahasiswa STAI Nurul Iman sudah bisa dan hebat  bahasa Inggrisnya. Yang lainnya yaitu bisa menikmati fasilitas yang telah tersedia seperti world map technology, informasi kuliah di amerika dan masih banyak hal lain yang dapat memperluas wawasan mereka.

“Hal ini memang bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa seputar kebudayaan negara asing seperti negara yang dikenal sebagai negara super power dan tertarik untuk mempelajari bahasa Inggris” cetus Ahmad Berizi ketua BEM KM STAI Nurul Iman.  Mr. Jet. T. Donrburg juga berkomentar “your English is really good, you put the sentenses with good stuctures (bahasa inggris kalian sungguh bagus, kalian menata kalimat dengan begitu baik)” beliau juga berpesan agar lebih meningkatkan bahasa inggris lagi karena 99% merupakan alat untuk menguasai  dunia teknologi dan bisnis dimasa depan. “its really great, I’m sohappy today” tambahnya di akhir wawancara yang dilakukan bersama crew.

Seminar yang dimulai usai jum’at  akhirna berakhir  tepat pukul 15:00 WIB. Setelah melakukan pencarian wawasan baru para mahasiswa STAI Nurul Iman kembali pulang ke yayasan tercinta membawa segudang ilmu dan wawasan baru serta beberapa benda unik dari @amerika sebagai souvenir.

Dalam acara tersebut, mereka (@amerika) menunjukan sebagai Negara maju bahwa sekecil apapun yang dimiliki oleh mereka akan dihargai dan dijunjung tinggi dengan rasa bangga. Jadi, Negara besar adalah Negara yang mampu menghargai buatan/produk Negara itu sendiri.

Oleh : Dolhy Harahap, S. Pd dan Irpan Nur Falah (Staff Redaksi Al Ashriyyah Nurul Iman)

Leave a Reply