Nurul Iman News –Belasan ribu santri Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman memadati masjid Toha untuk memperingati Haul ke-6  Guru Besar Al Ashriyyah Nurul Iman Al Alim Al AlamahSayyiduna Syekh Al Habib Saggaf Bin Mahdi Bin Syekh Abu Bakar Bin Salim pada sabtu pagi, (12/11).ok4

Syekh Habib Saggaf dikenal dengan dakwah dan syiar Islam-nya yang sampai manca negara. Sosoknya juga dikenal sebagai ulama’ yang tegas berwibawa, santun dan multitalenta. Beliau adalah guru Mursyid yang sempurna serta sepak terjangnya tidak keluar dari tauladan Rasulullah SAW, Beliau yang pantas untuk di kenang dan di tauladani.ok5

Peringatan haul ini diadakan untuk mengenang jasa dan  perjuangan Guru Besar sekaligus pendiri Pondok Pesatren Al Ashriyyah Nurul Iman yakni Sayyiduna Syekh Al Habib Saggaf Bin Mahdi Bin Syekh Abu Bakar Bin Salim untuk dijadikan suri tauladan oleh generasi penerus dan para santri.Peringatan Haul yang dipusatkan di Masjid Toha  ini dipadati bedlasan ribusantri serta para alumni Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman.ok6

Kegiatan di awali dengan khataman Al-Qur’an 30 Juz dan dilanjutkan dengan pembacaan maulid Nabi Muhammad SAW, tahlil dan do’a yang dipimpin oleh Al Habib Muhammad Waliyullah kemudian penampilan profil dan biografi Abah, dilanjutkan dengan tausiyyah, doa dan penutup.ukkk

Al Habib Muhammad Waliyullah bin Syekh Habib Saggaf dalam sambutannyamenyampaikan “Kita disini mendoakan Abah, membacakan al-Qur’an untuk Abah” kemudian Habib melanjutkan dengan cerita mimpinya “dalam mimpi, saya melihat Abah dan Umi melukis lafadz Laa Ila ha Illallah Muhammad Rasulullah di depan rumah dan pernah ada Ustadz yang bermimpi”, lanjut cerita Habib “Beliau sedang berziarah ke makam Abah, kemudian menangis meminta maaf kepada Abah” Namun Habib menegaskan “Kau minta maaf sama Umi, sekarang Abah itu Umi, Umi itu Abah”Kata Abah, dalam cerita Habib Muhammad.

Dan sambutan yang kedua adalah Umi Waheeda, S.Psi., M. Si. Selaku Pimpinan Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School sekaligus penerus estafet perjuangan Abah. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ”Tanggal 10 November kemarin, kita memperingati hari pahlawan, dan sekarang kita memperingati haul Abah…sama saja kita memperingati hari pahlawan, karena Abah adalah pahlawan Islam dan Indonesia” umi melanjutkan sambutannya “Anda-anda (Santri-red) jangan pernah menyia-nyiakan waktu belajar di Nurul Iman dan jangan pilah-pilih ilmu, semuanya harus kalian pelajari” Itulah salah satu harapan Beliau kepada santri-santrinya. “Apabila kalian ingin berjumpa nabi Muhammad SAW dalam mimpi, anda WAJIB TAAT dengan guru anda, dan seorang istri harus taat dengan suaminya serta taat kepada kedua orangtuanya” pungkas Umi Waheeda.ok

Acara usai dan ditutup dengan do’a oleh Al Habib Muhammad Waliyullah. Semoga peringatan ini menuai keberkahan dari Allah SWT serta memperkuat ikatan batin antara Abah dan santri-santri Al Ashriyyah Nurul Iman. Dan semoga menjadikan motivasi untuk meneruskan serta mengikuti jejak tauladan Guru Besar Al Alim Al Alamah Sayyiduna Syekh Al Habib Saggaf Bin Mahdi Bin Syekh Abu Bakar Bin Salim.

 

Dilaporkan Oleh : Andus Setiawan (Crew Redaksi Al Ashriyyah Nurul Iman)

Leave a Reply