Pembina Yayasan Umi Waheeda sedang melepas santri yang akan diberangkatkan ke Kuningan, Ahad, (1/3).  Empat puluh santri ini akan menjalani pelatihan beternak sapi selama enam bulan
Pembina Yayasan Umi Waheeda sedang melepas santri yang akan diberangkatkan ke Kuningan, Ahad, (1/3). Empat puluh santri ini akan menjalani pelatihan beternak sapi selama enam bulan

Parung – Nurul Iman. Sebanyak empat puluh santri yang berstatus mengabdi di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School kembali diberangkatkan untuk praktik pengembanganbiakan sapi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Peserta gelombang ketiga ini bertolak menuju Kuningan setelah santri sebelumnya yang selama enam bulan di sana akhirnya kembali ke Nurul Iman, Ahad, 1 Maret 2015.

Praktik pengembangbiakan sapi ini merupakan kerja sama Nurul Iman dengan peternakan di daerah Kuningan dengan mengirimkan sejumlah santri. Mereka akan mendapatkan ilmu pengembangan sapi selama enam bulan hingga bisa menerapkan ilmu yang didapat ketika kembali ke pesantren.

Selain praktik pada peternakan sapi, semua santri pun juga dibagi untuk belajar unit usaha ayam terutama telur.

Pembina Yayasan Umi Waheeda saat melepas semua peserta mengapreasiasi kinerja santri sebelumnya yang telah sukses membawa nama Nurul Iman semasa pelatihan.

“Saya mengucapkan terima kasih sudah membawa nama baik Nurul Iman, kalian memang yang terbaik,” Ungkap Umi Waheeda yang didampingi oleh Habib Muhammad.

Diharapkan dengan program kerja sama ini, semua santri akan mendapatkan ilmu yang lebih tentang wirausaha khususnya peternakan hewan. Sebagaimana selama ini peran wirausaha yang urgen dalam mendukung pendidikan gratis Nurul Iman. (Ridwan M Nuh)

Leave a Reply