Nurul Iman News- Bimbingan Hafalan  al-Quran (BHQ) yang dahulu bernama As-Syifa merupakan komunitas Jam’iyyatul Huffadz ini rayakan milad ke-7 eksistensinya di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman yang di ikuti oleh 250 santri penghafal Al Qur’an. Pada Jum’at pagi (6/1).2
Bimbingan Hafalan al-Qur’an (BHQ) merupakan salah satu program unggulan yang dilaksanakan oleh Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School. Program ini memiliki tujuan utama untuk membimbing santri dalam menghafal Qur’an. Karena guru besar Abah dan Umi Waheedapun mewajibkan seluruh santrinya untuk menghafal al-Qur’an. Proses bimbingan dilakukan secara terjadwal dan rutin, menggunakan metode pembelajaran, standar pelaksanaan pembelajaran, penerapan sistem level hafalan, dan wisuda tahfidz pada tiap levelnya. Bimbingan dilakukan oleh seorang Guru Hafidz dan program tahfidz ini dapat diikuti oleh seluruh santri Al Ashriyyah Nurul Iman.
Ustadz Idris Afandi Al Hafidz yang merupakan ketua panitia peyelenggara mengatakan bahwa acara milad BHQ ini bertujuan untuk merayakan hari jadi ke-7 BHQ dan merupakan salah satu cara menghargai penghafal Al Qur’an serta mendapat dukungan yang positif dari kepengurusan “ Al hamdulillah acara ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, semoga misi kami dari anggota BHQ dapat berjalan dengan lancar, yakni meningkatkan rasa cinta terhadap al-Qur’an dan menumbuhkembangkan penghafal Al-Qur’anm di bumi Al Ashriyyah Nurul Iman” pungkasnya. “ini merupakan acara yang istimewa dan patut menjadi cerminan baginorganisasi lain di Nurul Iman, karena begitu ideal, administrasi yang rapih dan konsumsi semuanya dari produk Pondok yang mengajarkan pada kita untuk cinta produk sendiri” ungkap Muhammad Faidzin salah satu peserta milad BHQ.5
Acara Milad ke-7 BHQ yang bertajuk “Tiada Penawar Rindu Selain al Qur’an” ini berjalan dengan tertib dan lancar. Diawali dengan pembukaan dan pembacaan Maulid Diba’ berjama’ah, Pembacaan Lantunan Ayat Suci Al-Qur’an, Sholawat oleh tim Hadroh Nurul Iman, Pembacaan Profil BHQ, sambutan ketua panitia, ungkapan kesan dari anak bimbing, pembimbing dan pengurus oleh Ustadz M. Hari Al Hafidz (Ketua BHQ) acara dilanjutkan dengan Penghargaan untuk pembimbing teladan atas nama Ustadz Riki Al Hafidz dan anak bimbing teladan atas nama Nurudin. Kemudian testimoni milad BHQ, sambutan dan tausiyyah oleh ketua kepesantrenan Ustadz Mu’ti Al Hafidz. Dalam sambutannya beliau mengaku bangga dengan santri-santri yang mau menghafal Al-Qur’an menjaga Kalamullah, dan beliau juga sangat bangga dengan panitia penyelenggara karena semua hidangan yang ada adalah dari produk pondok mulai dari air Hexagonal Ointika, Roti Barakat Nurul Iman, bapia bahkan kue ulang tahunpun terbuat dari singkong Nurul Iman yakni berupa getuk yang di bentuk seperti kue ulang tahun. Masya Allah…11
Acara dilanjutkan dengan tausiyyah oleh Ustadz Tohirin Al Hafidz dan ditutup dengan do’a oleh Ustadz Mutholib Al Hafidz. Sebelum menutup acara, Ustadz Mutholib menyampaikan bahwa menghafal Al Qur’an memanglah tidak mudah, akan banyak goncangan dalam menjalaninya. Dan beliau juga menyarankan untuk tetap istiqamah dalam menghafal, terus tikror sampai berhasil. “Karna penghafal Al-Qur’an akan lebih di cintai Allah SWT” pungkas Ustadz Mutholib.1
Inilah beberapa fadhilah menghafal Al-Quran :
– Mereka Adalah Keluarga Allah Swt.
Sabda Rasulullah SAW bersabda “Dari Anas ra. Ia berkata bahawa Rasulullah s.a.w bersabda, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri daripada manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, lalu Rasulullah s.a.w bertanya: “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah. Baginda menjawab: “Iaitu ahli Quran (orang yang membaca atau menghafal Al- Quran dan mengamalkan isinya).Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.
– Di Tempatkan Syurga Yang Paling Tinggi
Sabda Rasulullah SAW  “Dari Abdullah Bin Amr Bin Al Ash ra dari nabi s.a.w, baginda bersabda; Diakhirat nanti para ahli Al Quran di perintahkan, “Bacalah dan naiklah ke surga. Dan bacalah Al Quran dengan tartil seperti engkau membacanya dengan tartil pada waktu di dunia. Tempat tinggal mu di surga berdasarkan ayat paling akhir yang engkau baca.”
– Ahli Al Quran Adalah Orang Yang Arif Di Syurga
Sabda rasulullah s.a.w “Daripada Anas ra. Bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda; “Para pembaca Al Quran itu adalah orang-orang yang arif di antara penghuni syurga.” Bahkan nikmat mampu menghafal Al Qur’an sama dengan nikmat kenabian, bedanya ia tidak mendapatkan wahyu, Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya.” (HR. Hakim)
Itulah sedikit fadilah menghafal Al Qur’an yang kami sampaikan, dan masih banyak lagi fadilah menghafal Al Qur’an yang tidak kami sebutkan, karena itu merupakan karunia Allah SWT yang tak terhingga manfaat dan fadhilahnya. Semoga kita semua bisa mewujudkan harapan Abah dan Umi yakni semua santri Al Ashriyyah Nurul Iman adalah penghafal Al Qur’an.
Dilaporkan Oleh : Budianto bin Darmo Pawiro, S.H. (Pem Red)

Leave a Reply