Lab BahasaCita-cita dan harapan Abah (Habib Saggaf bin Mahdi bin Syekh Abi Bakar bin Salim) selaku pendiri Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman yang pernah disampaikan pada tahun 2007 lalu sewaktu beliau masih hidup, kini diwujudkan oleh Umi Waheeda sebagai penerus esatfet perjuangan dengan meresmikan laboaratorium bahasa pada 14 Januari 2014 kemarin. Peresmian lab bahasa ini dilakukan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H.

Dengan kecanggihan fasilitas laboratorium bahasa ini kalian akan mampu berbahasa asing tanpa membawa dialek bahasa Inggris yang Jawa, Mandarin yang Sunda, Arab yang Bugis atau Jepang yang ngapak.” Ungkap Umi dalam sambutannya.

Laboratorium bahasa ini digunakan untuk peningkatan pembelajaran keahlian bahasa asing para santri. Laboratorium bahasa ini ditempatkan 1 ruang di pesantren putra dan 1 ruang di pesantren putri yang berkapasitas sejumlah 40 unit. Harapan dan cita-cita Abah dan Umi akan segera terwujud dengan fasilitas penunjang keahlian bahasa asing menjadikan para santri mampu menguasai bahasa asing dengan baik.

“Kuasai bahasa arab untuk kesuksesan akherat dan kuasai bahasa Inggris, Mandarin,  untuk kesuksesan dunia.” Pesan Abah yang sering di sampaikan kepada para santri sewaktu hidupnya. Sesuai dengan harapan umi dalam sambutannya, “Saya mengiginkan anak santri saya menjadi orang pintar, cerdas dan kaya raya untuk memperjuangkan Islam dan Indoneasia.”

Leave a Reply