Bulan Rajab adalah bulan yang dihormati manusia. Bulan ini termasuk bulan haram (Asyhurul Hurum). Banyak cara manusia menghormati bulan ini, ada yang menyembelih hewan, ada yang melakukan sholat khusus Rajab dan lain-lainnya.

Di bulan ini juga, sebagian kaum muslimin memperingati satu peristiwa yang sangat luar biasa, peristiwa perjalanan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dari Makkah ke Baitul Maqdis, kemudian ke sidratul muntaha menghadap Allah Swt Sang Pencipta alam semesta dan Pemeliharanya. Itulah peristiwa Isra’ dan Mi’raj.Peristiwa ini tidak akan dilupakan kaum muslimin, karena perintah sholat lima waktu sehari semalam diberikan oleh Allah pada saat Isra’ dan Mi’raj. Tiang agama ini tidak akan lepas dari peristiwa Isra’ dan Mi’raj Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam.

Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Sebagai pesantren modern yang berhaluan ahlussunnah Wal Jama’ah selalu memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw setiap tahunnya sebagai salah satu wujud penghormatan kepada Rasulullah Saw dan juga terhadap datangnya bulan rajab .3

 Kamis, 05 Mei 2016 bertepatan dengan 27 Rajab 1437 Hijriyyah Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman memperingati Isra’ Mi’raj  dengan sangat meriah. Belasan ribu santri berduyun-duyun memadati Masjid Toha, begitupun para wali santri yang datang, mereka dengan penuh khidmad mengikuti acara dari awal sampai terakhir.

Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB yang di mulai dengan pembacaan Tahlil dan dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Ad-Diba’i yang menggetarkan hati para hadirin, Kreasi santripun di tampilkan untuk lebih memeriahkan suasana yaitu rebana dari santri putri dan di susul dengan kreasi marawis dari santri putra. Setelah itu masuklah ke acara inti yang di buka langsung oleh Habib Muhammad Waliyullah, pembacaan lantunan ayat suci Al-Qur’an, penayangan profil pesantren dan juga ceramah tentang Isra’ Mi’roj oleh empat santri pemenang Audisi Dakwah Nurul Iman (ADNI) kategori pemenang junior dan senior. Acara dilanjutkan dengan tausiyyah pimpinan Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Umi Waheeda binti Abdul Rahman, S. Psi. M.Si. sekaligus memperingati hari ulang tahun pernikahan Guru Besar Habib Saggaf dengan Umi Waheeda. Dalam tausiyyahnya, Umi Waheeda banyak berpesan kepada seluruh santri dan hadirin salah satunya adalah untuk lebih meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah Swt terutama untuk tetap menjaga shalat berjamaah, karena shalat berjamaah mempunyai keistimewaan dan ganjaran yang lebih dari pada shalat sendirian. Acara pun di tutup dengan do’a oleh Habib Muhammad Waliyyullah.1

Ada yang unik dalam perayaan Isra Mi’raj di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman di tahun ini, yaitu di adakanya Demostrasi dan pameran kaligrafi oleh Komunitas Kaligrafer Muda Nurul Iman (KOLAMUN). Ada ratusan kaligrafi indah  karya santri Al Ashriyyah Nurul Iman  di antaranya kaligrafi golongan MTQ, kaligrafi kuningan, kaligrafi lukis kanfas, kaligrafi relief timbul dan lain-lain . Umi Waheeda dan juga Habib Muhammad pun ikut menorehkan karya kanfasdalam demonstrasi kaligrafi tersebut.

Semoga peringatan Isra’ Mi’raj 1437 H ini mendapat limpahan barokah dari Allah Swt dan juga Rasulullah Saw. amin

Leave a Reply