Perikanan Nurul Iman

Nurul Iman News,- Terik matahari, jarak tempuh, dan ragam kontur tanah yang harus dilalui rupanya tidak mampu menghentikan semangat dan animo siswa SMA Dharma Karya Jakarta saat mengikuti kegiatan study banding pada Kamis (16/11) di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School. Dengan didampingi para guiders, peserta study banding berkesempatan mengelilingi area pesantren seluas 34 hektare. Termasuk tempat-tempat yang dikunjungi peserta adalah unit-unit usaha, dapur Nurul Iman (teknologi uap), museum Al qur’an terbesar dan terberat di dunia, makam Sayyiduna Syeikh Al Habb Saggaf bin Mahdi bin Syeikh Abu Bakar bin Salim, dan banyak tempat menarik lainnya.

Pabrik air Hexagonal

Jumlah peserta yang mencapai angka 150 siswa mengharuskan rombongan dibagi dalam empat kelompok. Selanjutnya kelompok tersebut diberikan rute dan urutan tempat yang berbeda setiap kelompoknya. Hal ini bertujuan agar siswa lebih mudah dan cermat saat melakukan observasi lapangan. Lebih dari itu, siswa memiliki kesempatan untuk bertanya lebih banyak, karena mereka sudah terbagi dalam kelompok-kelompok kecil yang didampingi oleh dua orang pendamping.

Pabrik Roti Nurul Iman

“Banyak hal yang peserta tanyakan saat mengelilingi area pesantren, terutama saat berkunjung ke unit-unit usaha. Dan pertanyaan mereka pun beragam, mulai dari pertanyaan ringan sampai pertanyaan kritis. Namun terlepas itu pertanyaan ringan atau berat, kami tetap menanggapi pertanyaan itu dengan sebaik-baiknya,” ujar Ustadz Abduh As’ari, salah seorang guider yang bertugas mendampingi peserta.

Koperasi Nurul Iman

Tepat saat adzan Dzuhur berkumandang, seluruh peserta telah selesai mengelilingi area pesantren. Wajah-wajah lelah dengan dihiasi bulir keringat nampak jelas terlihat. Namun, yang menarik adalah dari wajah itu juga terpancar senyum bahagia yang tidak pernah lepas menghiasi wajah lelah mereka.

Setelah melaksanakan ibadah sholat Dzuhur dan makan siang, acara dilanjutkan dengan seremonial resmi yang dilaksanakan di Gedung SMA Al Ashriyyah Nurul Iman. Dalam acara ini peserta berkesempatan untuk mengenal Nurul Iman lebih jauh lagi, karena selain mereka dapat melihat video profil Nurul Iman yang merupakan gambaran umum pesantren, mereka juga dapat bertanya langsung kepada pengurus pondok pada sesi sharing.

Peternakan Nurul Iman

“Kami benar-benar sangat berterimakasih atas sambutan yang luar biasa dari Nurul Iman yang telah menerima kunjungan kami. Lebih dari itu kami benar-benar dibuat takjub dan terkagum-kagum atas apa yang Nurul Iman lakukan. Kami belajar banyak hal dari Nurul Iman”, ujar Bapak Muhammad Ilham Qalby, salah satu guru pendamping dari SMA Dharma Karya Jakarta dalam sambutannya.
Oleh : Akbar Rifqi (Redaksi Nurul Iman)

Leave a Reply