Nurul Iman News – Sekolah Menengah Peretama (SMP) Al Ashriyyah  Nurul Parung kembali menggaet prestasi dibidang akademik sebagai pemenang ulung bidang IPA lolos pada tiga besar di tingkat kabupaten Bogor menuju ketingkat provinsi pada hari Minggu (19/3).IMG-20170406-WA0015
Semenjak komisariat kabupaten Bogor menginformasikan via email kepada komisariat kecamatan Parung, seakan terhujani dari kemarau panjang prestasi di bidang akademik olimpiade sains nasional  yang diselenggarakan di SMP Negeri 3 Cibinong (15/3). Terhitung dari tahun 2012 SMP Al Ashriyyah mengikuti  pagelaran lomba bergengsi tersebut dan pada tahun ini SMP Al Ashriyyah Nurul Iman mengirim tiga delegasi yakni dibidang matematika oleh M. Hamim Mubarok, bidang IPS oleh RA. Hafisah sedangkan IPA oleh Dziya Al Fallah. Satu diantara tiga delegasi tersebut berkesempatan maju ketingkat provinsi yakni Dziya Al Fallah dengan perolehan nilai 37,5 yang memang jatuh bangun sejak jenjang sekolah dasar aktif mengikuti olimpiade. Sebanyak 320 peserta bidang IPA dari 887 peserta perwakilan dari lebih dari 200 sekolah di kabupaten bogor tahun ini. Pada bidang IPA sendiri urutan pertama diduduki oleh Jason Ferdinand Cahyadi dari SMPS Taruna Bangsa dengan perolehan nillai 63,3 disusul oleh Fatimah Izzatunnisa dari SMP IT Ummul Quro dengan perolehan nilai 39,2.IMG-20170406-WA0007
“Menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi kecamatan Parung karena termasuk kecamatan yang diangkat nama baiknya di dinas kabupaten Bogor atas perjuangan santri Nurul Iman” Ustadz Ahmad Aji Jauhari Ma’mun, S.Pd.I. selaku Pembina OSN SMP memaparkan. Prospek tersebut terbilang cukup bagus jika dibandingkan tahun lalu yang belum menemukan titik temu kemajuan dibidang perlombaan OSN. Dari lomba cerdas cermat (LCC) sebagai juara satu di Tajur Halang Bogor hingga saat ini semakin meningkat. ”Rasanya seneng, kurang percaya karena dari awal tidak terlalu berambisi untuk semua ini, pada awalnya sempat kesulitan tapi ditelaah pelan-pelan Alhamdulillah semua soal mudah dijawab” ujar Dziya Al Fallah, santri kelahiran Majalengka 2002 silam.IMG-20170406-WA0018
Tolkah Sudrajat selaku Pembina OSN IPA mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan siswa bimbingannya yang memang kian hari semakin bertambah semangat belajar. Kesiapan siswapun menjadi pertimbangan lolos ke step berikutnya karena selain pemikiran dan konsentrasi penuh dalam mengerjakan soal juga kesiapan mental harus kuat dalam ranah kompetisi tersebut. “Belajar yang rajin, beribadah, dan jangan ketergantungan pada orang lain atau pembimbing juga diniatkan untuk Nurul Iiman dan orang tua” pesan siswa yang bercita-cita sebagai insinyur ini.IMG-20170406-WA0010
Dilaporkan Oleh : Irpan Nurfalah (Tim Redaksi Nurul Iman)

Leave a Reply