Foto H.Isya Anwar

  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren
  • Foto Bpk Pondok Pesantren

Pendapat Anda

Menurut anda tentang web ini
 
Yayasan Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor Jawa Barat Indonesia
Sejarah Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh santri ponpes nurul iman parung   
Selasa, 01 Desember 2009 00:00

 

    Pada awal terjadinya krisis moneter, banyak sekali kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Terjadinya kasus semanggi pada tanggal 12 Mei 1998 menyebabkan jatuh dan terpuruknya perekonomian bangsa Indonesia. Di saat itu As Syekh Habib Saggaf Bin Mahdi Bin Syekh Abu Bakar Bin Salim yang masih bertempat tinggal di kawasan perumahan Bintaro Jaya merasa prihatin dan sedih dengan hal tersebut Semakin banyaknya para remaja yang putus sekolah serta tidak mampu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yang disebabkan krisis moneter serta terjadinya krisis moral dimana-mana, menjadikan beliau bersikeras mendirikan suatu lembaga pendidikan gratis demi meringankan beban bagi mereka yang tidak mampu, umumnya bangsa Indonesia. Sehingga dengan tekad dan kemauan beliau yang mulia tersebut, beliau rela meninggalkan keglamouran kota metropolitan dan mengambil keputusan untuk menetap di desa. Beliau akhirnya pindah ke Desa Waru Jaya, Kecamatan Parung, Jawa Barat Desa yang penduduknya dibawah garis kemiskinan yang mayoritas penghasilan mereka hanya mengandalkan penjualan daun melinjo serta ikan air tawar.

Selanjutnya...
 
Bangunan Pertama
Ditulis oleh santri ponpes nurul iman parung   
Selasa, 01 Desember 2009 00:00

Bangunan pertama     Sejarah berdirinya Pondok Pesantren Al Asriyyah Nurul Iman tidak lepas dilihat dari bangunan yang pertama kali drintis oleh Guru Besar Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman yaitu Sebuah Kobong Bambu yang berukuran 4 X 5 meter di areal tanah yang awalnya sebuah hutan semak belukar dan rumput ilalang yang sangat lebat, Hari demi hari semakin banyak santri yang berminat sehingga kobong Bambu tersebut tidak lagi mencukupi untuk menampung para santri yang mulai berdatangan.

Selanjutnya...
 
Bangunan Baru
Ditulis oleh santri ponpes nurul iman parung   
Selasa, 01 Desember 2009 00:00

Banguanan baru     Fakultas Syari’ah Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Ashriyyah Nurul Iman ( STAINI ) sekarang telah memiliki bangunan baru untuk praktikum yaitu sebuah bangunan untuk parktek dewan kehakiman yang nantinya semua Mahasiswa STAINI belajar Menjadi Hakim yang agung yang benar-benar adil dalam penyelesian suatu masalah, Bangunan yang megah itu membuat mahasiswa makin semangat dalam meraih cita-cita demi masa depan yang cerah yang ingin dicapai **